Peak performance adalah dambaan. Menjadi impian karena ia bisa menjadi salah satu saat terindah yang kita alami. Saat peak performance ada kebahagiaan memuncak. Kadang bukan karena hasilnya. Tak semua usaha terbaik mengantar kita sampai pada kondisi yang diidamkan banyak orang. Tak semua kerja keras mengantar Anda pada impian didamba. Tak semua usaha cerdas membuat Anda jadi yang terdepan.
Peak performance adalah dambaan. Menjadi impian karena ia bisa menjadi salah satu saat terindah yang kita alami. Saat peak performance ada kebahagiaan memuncak. Kadang bukan karena hasilnya. Tak semua usaha terbaik mengantar kita sampai pada kondisi yang diidamkan banyak orang. Tak semua kerja keras mengantar Anda pada impian didamba. Tak semua usaha cerdas membuat Anda jadi yang terdepan.
Menurutku ada variable lain di luar usaha kita. Bukan untuk mengatakan bahwa yang paling besar pengaruhnya adalah factor eksternal. Bukan juga untuk menegasikan prinsip bahwa kita sendiri yang pegang kendali. Yang hendak aku angkat justru kesadaran bahwa bisa saja hasil yang kita dapat masih di luar apa yang kita impikan.
Lalu apakah kemudian usaha menjadi tak ada gunanya ?
Bukan, usaha kita justru memegang peran penting. Namun soal hasil aku memilih untuk juga mempertimbangkan factor lain. Usaha tetap penting, sebab tanpa usaha kita tak akan kemana-mana. Sedikit usaha paling tidak membuat Anda bergerak. Usaha keras mungkin mengantar Anda lebih jauh. Dan lebih penting lagi, jarak antara usaha dan hasil akan menjadi modal belajar kita lebih jauh. Di sanalah ruang umpan balik jadi mengemuka, dan kita bisa belajar dari feed back macam itu
Jadi soal peak performance kadang bisa dilihat dari sisi prosesnya. Kepuasan bisa datang dari sejauh mana kita sudah melakukan yang terbaik, bukan semata dari hasil saja. Merasa melakukan yang terbaik juga harus dikritisi. Sungguhkah usaha kita memang yang terbaik. Lagi-lagi, ini akan membantu kita sampai pada pintu kesadaran akan kapasitas diri dan area of improvement yang masih menjadi pekerjaan rumah kita
Dengan segala warna itulah, maka mengingat saat-saat peak performance itu bisa memberi kita banyak hal. Kalau hasil yang dicapai sungguh adalah buah peak performance kita, maka kita bisa belajar tentang apa saja yang sudah kita lakukan, yang kita anggap sebagai puncak kinerja kita.
Kalau hasilnya di luar yang kita harapkan, maka persepsi tentang kinerja terbaik itu akan membekali kita dengan gambaran apa saja yang bisa kita lakukan, yang kita anggap adalah usaha terbaik kita. (bingung ? . Nggak apa-apa)
Kalau hasil tak selalu yang utama, maka mengingat saat-saat puncak itu tetap akan memberi warna lain dalam kehidupan kita. Ingat bahwa kita pernah melakukan yang hebat, akan membuat kita makin yakin bahwa kita bisa melakukan yang hebat. Ingat bahwa kita pernah mencapai hasil luar biasa juga akan membantu kita jadi makin pede.
Rasa percaya diri dan keyakinan ini akan jadi bekal kita untuk sampai pada peak performance berikutnya
Jadi, mulai hari ini ayo catat semua peak performance Anda.
Dec 18, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
1 comment:
komentar sendiri : belajar dari pengalaman, bukan hal yang mudah bahkan untuk mengingat peak performance kita. Kita terbiasa dikecilkan oleh sistem yang ada, sehingga harus belajar keras untuk tak mengecilkan diri sendiri
Post a Comment